Kalimantan TengahPeristiwa

BPBD Barsel Ungkap Kendala BBM Karhutla di Buntok

14
×

BPBD Barsel Ungkap Kendala BBM Karhutla di Buntok

Sebarkan artikel ini
BPBD Barsel Ungkap Kendala BBM Karhutla di Buntok

BUNTOK (TALAWANGkota) – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), sempat menghadapi kendala operasional akibat ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Buntok.

Kepala BPBD Barsel, Agus In’yulius mengatakan, kendala tersebut bukan disebabkan keterbatasan anggaran, melainkan stok BBM di sejumlah SPBU yang terkadang mengalami kekosongan.

“Kalau untuk anggaran sebenarnya tidak ada masalah, kendalanya ketika kita ingin mengisi BBM, stok di SPBU yang terkadang kosong,” katanya di Buntok, ibu kota Barsel, Senin (31/8).

Kondisi tersebut sempat memengaruhi kebutuhan operasional BPBD Barsel, khususnya untuk mendukung mobilitas personel dan penggunaan peralatan dalam penanganan karhutla.

“Jadi saat kita ingin mengisi BBM, BBM-nya yang tidak ada, bukan karena tidak ada anggarannya,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan operasional yang mendesak, BPBD Barsel kemudian mendapat dukungan dari Polres Barsel melalui penggunaan BBM milik kepolisian.

“Pak Kapolres sendiri sudah mengarahkan agar sementara bisa menggunakan BBM milik Polres, jadi saat ini kendala BBM bisa kita atasi,” katanya.

Selain dukungan BBM, anggaran penanganan karhutla selama masa tanggap darurat bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang berada pada BPKAD Barsel.

Agus mengatakan, pencairan BTT dilakukan setelah melalui proses verifikasi oleh Inspektorat Kabupaten sebelum dana yang diusulkan dapat dicairkan melalui BPKAD.

“Untuk pencairan BTT, hanya perlu verifikasi dari Inspektorat Kabupaten, lalu dana yang diusulkan bisa langsung dicairkan di BPKAD,” ujarnya.

BPBD Barsel hingga kini belum dapat memastikan besaran anggaran BTT yang akan terserap karena penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan karhutla di lapangan.

“Untuk BTT ini kita memang belum bisa memastikan berapa-berapanya, karena semuanya tergantung kondisi dan kebutuhan yang ada,” katanya.

Sementara kebutuhan logistik personel, terutama makan dan minum, dipastikan BPBD Barsel hingga kini masih dapat dipenuhi dengan baik.

Dari sisi peralatan pemadaman, sejumlah mesin diketahui mengalami kerusakan sehingga BPBD Barsel terus melakukan perbaikan agar peralatan tersebut dapat kembali digunakan.

Dukungan BBM dari Polres Barsel menjadi salah satu langkah untuk menjaga mobilitas personel dan operasional BPBD dalam menghadapi karhutla di wilayah setempat.

BPBD Barsel bersama instansi terkait terus melakukan penanganan dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan di tengah potensi karhutla yang masih terjadi. (mad)