Tak Hanya Pengalaman, Lulusan Magang Kini Kantongi Sertifikasi Kompetensi Resmi
Yassierli dorong sertifikasi kompetensi peserta magang di Bogor demi daya saing tenaga kerja dan pengakuan industri “lulusan magang harus punya bukti formal”
BOGOR (TALAWANGkota) — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan program pemagangan nasional sebagai pengakuan formal atas keterampilan sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar kerja di PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk, Gunung Puteri, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (6/5).
Pemerintah memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi peserta yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.
Yassierli mengatakan, sertifikasi kompetensi diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi peserta agar tidak hanya memiliki pengalaman praktis, tetapi juga bukti formal yang diakui industri.
“Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi para peserta karena kami ingin lulusan magang tidak hanya membawa pengalaman praktis, tetapi juga memiliki bukti formal yang diakui secara luas oleh industri,” katanya melalui keterangan resmi Kemnaker yang diterima TALAWANGkota, Rabu (6/5).
Menurutnya, sebagian peserta magang telah terserap menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka berlatih, sementara lainnya masih dalam tahap evaluasi perusahaan.
“Hal ini menunjukkan bahwa dunia usaha mempertimbangkan kontribusi nyata peserta selama masa pemagangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan memiliki parameter objektif dalam menentukan standar sumber daya manusia yang direkrut untuk mendukung produktivitas kerja.
“Perusahaan akan merekrut tenaga kerja yang mampu memberikan kontribusi nyata sehingga peserta harus memanfaatkan masa magang untuk menunjukkan kualitas dan kompetensi sebagai profesional,” tambahnya.
Yassierli juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pengelola program, peserta, dan perusahaan mitra dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Dengan kombinasi pengalaman kerja lapangan dan sertifikasi kompetensi, pemerintah optimistis kualitas tenaga kerja nasional akan semakin selaras dengan dinamika industri,” katanya.
Salah satu peserta magang, Sofi Khairunnisa, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti program pemagangan di bagian warehouse administration.
“Program magang ini sangat berbeda dengan teori di kampus karena lingkungan warehouse lebih dinamis dan fleksibel sehingga saya dapat melatih kemampuan mengambil keputusan secara cepat serta beradaptasi di lapangan,” ujarnya.
Saat ini sebanyak 32 peserta magang dari Batch 2 dan Batch 3 telah ditempatkan di berbagai posisi di PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk mulai dari bidang administrasi hingga teknis seperti Continuous Improvement (CI) yang berfokus pada efisiensi produksi dan pemeliharaan mandiri. (rls/am)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0